CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

18 Mar 2013

Apa itu diabetes

-->

Penanggulangan Saat Sakit

Sedikit cerita, almarhum ayah saya menderita penyakit diabetes udah bertahun-tahun. Dan pada akhirnya penyakit itu lama-lama berkomplikasi memanggil penyakit lain. (aduuh..jadi sedih lagi T_T). Diabetes emang penyakit yang nyeremin, selain itu penyakit bisa nurun ato bersifat genetik (termasuk saya yang beresiko mengidap diabetes, untung saya gak suka makanan manis) diabetes yang gak terkontrol lama-lama bisa komplikasi ke jantung, ginjal, luka yang gak sembuh2 dan lain-lain. Yang terjadi pada ayah saya adalah komplikasi pada jantung dan ginjal. Sebenernya beliau udah terkontrol sih diabetnya, tiap bulan check up ke rumah sakit, gak makan manis2, olahraga. Tapi yah ternyata Allah lebih sayang sama beliau. Tutup usia di tahun ke-60.. miss you daddy....so much T_T

Sedikit info buat kalian, yang keluarga, saudara atau tetangga yang menderita diabetes juga. Ingat, banyak pantangan buat penderita diabetes lho, dan penyakit diabetes ini tidak bisa disembuhkan tapi masih bisa dikontrol dengan memodifikasi gaya hidup.
Ketika para diabetesein terserang penyakit, kadar glukosa pada darahnya akan meningkat dari biasanya sekalipun ia tidak makan.
Hal tersebut disebabkan karena efektifitas hormon insulin berkurang ketika tubuh dalam kondisi sakit. Sedangkan hati menghasilkan glukosa sekalipun tidak makan.
Hormon insulin berperan penting dalam terjadinya proses perpindahan glukosa dari darah ke dalam sel tubuh . Di dalam sel tubuh glukosa kemudian dimetabolismekan sehingga menghasilkan kalori (energi).
Menurunnya efektifitas hormon insulin mengakibatkan menurun pula kadar glukosa yang masuk ke dalam sel. Akibatnya sel tubuh kekurangan glukosa dan berusaha mendapatkan kalori dari pemecahan lemak. Pemecahan lemak akan menghasilkan benda keton yang dapat mengakibatkan terjadinya ketoasidosis.
Hormon-hormon yang diproduksi tubuh saat sakit selain membantu mengatasi penyakit (stres fisik) juga memiliki efek samping meningkatkan kadar glukosa pada darah. Stres emosional dan pembedahan juga mempengaruhi kadar glukosa darah.
Oleh karena itu, ketika diabetesein mudah kehilangan kontrol glukosa darah sehingga membutuhkan perawatan khusus.
Yang Harus Dilakukan Ketika Diabetesein Sedang Sakit
  1. Periksa glukosa pada darah lebih sering dari biasanya, jika perlu lakukan setiap 4 jam sekali.
  2. Lakukan pemeriksaan keton urin, khususnya jika glukosa darah lebih dari 240 mg/dL.
  3. Gunakan insulin / obat hipoglikemik oral sesuai dengan program selama sakit sekalipun diabetesein tidak makan. Penting untuk diingat, waktu, dosis, dan reaksi obat. Hasil catatan akan sangat bermanfaat untuk keperluan penanganan medis lanjutan.
  4. Segera ke dokter untuk mengobati penyakit.
  5. Jika memungkinkan tetap makan teratur.
  6. Bila terjadi gejala mual dan muntah, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang lunak atau cair dalam porsi kecil tetapi sering namun jumlah kalori totalnya sama seperti biasa. Cobalah minum 400cc cairan tiap 1 jam misalnya the, jus buah, atau minuman soda diet.
  7. Minum banyak cairan bebas kafein tiap jam untuk mencegah kekurangan cairan tubuh (dehidrasi). Minum sedikit demi sedikit secara perlahan akan membantu jika terdapat rasa sakit pada bagian lambung (ulu hati).
  8. Periksa suhu tubuh 4 kali sehari bila tubuh lebih terasa hangat dari biasanya (demam).
  9. Istirahat dan jangan melakukan aktifitas olahraga selama sakit.
  10. Simpan daftar nomer telepon untuk menghubungi dokter, perawat, rumah sakit, dan ambulans.
  11. Cari pertolongan medis jika penyakit tidak bisa diatasi atau bertambah parah.
Wajib Menghubungi Tenaga Kesehatan Jika..

  1. Tidak dapat makan sesuai perencanaan makan yang teratur selasma lebih dari 8 jam.
  2. Hasil pemeriksaan glukosa darah di atas 250 mg/dL selama 2 hari berturut-turut.
  3. Kadar glukosa darah turun di bawah 70 g/dL lebih dari 1 kali selama sakit dan ada gejala hipoglikemia kadar glukosa pada darah di bawah normal.
  4. Muntah dengan interval 2 kali atau lebih dalam 4 jam, atau diare terus menerus.
  5. Sakit perut yang tiba-tiba.
  6. Pada diabetesein Diabetes Melitus tipe 1 ditemukan kadar keton urin cukup besar.
  7. Kesulitan bernafas atau sesak nafas. Yang merupakan salah satu gejala yang menunjukkan terlalu banyak keton di dalam darah.
  8. Mengalami gejala infeksi lebih dari 2 hari : demam (390C) yang diiringi sakit kepala serta menggigil.
  9. Mulai bersugesti untuk merubah dosis suntikan hormon insulin selama sakit.
Informasikan Kepada Petugas Kesehatan Mengenai..

  1. Lama sakit dan lama tidak makan dari yang seperti biasanya.
  2. Kapan dan berapa dosis suntikan hormon insulin atau obat hipoglikemik oral yang terakhir diberikan.
  3. Kadar glukosa pada darah 24 jam terakhir.
  4. Hasil pemeriksaan keton urin.
  5. Kondisi Suhu Tubuh.
  6. Frekuensi diare dan muntah.
  7. Makanan dan minuman yang dikonsumsi ketika sakit.
  8. Obat yang digunakan untuk mengatasi sakit.

Obat-obat yang Boleh Digunakan Saat Sakit
Hindari obat-obat yang memiliki efek samping meningkatkan atau menurunkan kadar glukosa pada darah. Hubungi dokter sebelumnya untuk menggunakan obat-obatan tersebut.
penderita diabetes dibatasi masalah makanan (banyak pantangannya)…banyak para penderita diabetes yang belum tau apa saja makanan yang dijadikan pantangan..dan makanan apa saja yang dianjurkan untukdikonsumsi…???
Diabetes, sering disebut penyakit gula berawal dari berkurangnya hormon insulin yang dihasilkan oleh pankreas. Insulin bertugas mengatur pemakaian gula dalam tubuh, termasuk mengatur jumlah gula dalam hati untuk menghasilkantenaga.
Penderita diabetes dianjurkan untuk mengurangi/membatasi jumlah asupan karbohidrat. Bahan makanan yang dianjurkan bagi penderita diabetes antara lain: rumput laut, temulawak, beras merah, pare, labu kuning, kangkung, wortel, jamur hioko, jus kentang, ubi, dan sup bening. Buah-buahan yang baik untuk penderita diabetes adalah buah-buahan yang berkalori rendah seperti: mentimun, buah pir, buah persik, dan melon.
Penderita diabetes harus membatasi makanan-makanan yang dapat memicu naiknya kadar gula dalam darah, seperti: permen, biskuit, roti, tepung, manisan, kentang, buah-buahan kering, kuah daging, kismis, mentega, keju, coklat, hati goreng, mayones, susu kental, minyak zaitun, panekuk, minuman ringan/bersoda, minuman keras, puding, anggur, kurma, donat, aneka keripik, dan daging.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar