CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

19 Apr 2013

strawberry menghilang dari jagat malang raya !

sepertinya sekarang ini buah strawberry menghilang dari jagat malang raya. sebulan terakhir udah nyari2 sampe muter-muter berkeliling mulai dari toko buah, supermarket sampai pasar traditional tapi tetep gak nemu si merah ini. padahal para pemesan kue ulang tahun pengennya ada strawberrinya, yah ape boleh buat udah nyari sekuat tenaga tapi hasilnya nihil akhirnya diganti aja dengan lecy :( untung mereka gak komplain yang macem2 (emang sebagian yg pesen temen sendiri, jadi awas aja kalo brani macem2 hihihihi). 

kayanya emang lagi gak musim buah strawberry, biasanya dipasar2 aja udah banyak berkeliaran si merah ini sampe2 bosen ngeliatnya dijual murah lagi. biasa ya kalo sesuatu yang gak dicari itu kaya bawaannya keliatan mulu padahal lagi gak butuh, lah pas giliran dicari2 kaya gini nih mereka langsung menghilang dari muka bumi (kaya cintah ajah ya hihihihi)

sebenernya kemaren itu udah beruntung banget nemu strawberry waktu belanja di toko avia, nah tapi ujung-ujungnya gak kebeli juga karena packing buahnya banyak banget, sekitar 1-2 kiloan gitu dengan harga mahalnya yang selangit huhuhu T_T padahal kan butuhnya cuma sedikit, trus kalo beli sebanyak itu laennya mo dikemanain? mabok strawberry busuk di kulkas !! huwaaaa. maklum dah, kantong mahasiswa pas-pasan, belanja buat modal usaha aja ngirit2 beudt. akhirnya dengan berat hati dan sayang sekali aku gak beli tuh buah, pulang dengan menangiis T_T padahal udah muter-muter kemana2 eh pas udah nemu gak kebeli juga T_T (seperti kamu menemukan cintamu tapi kamu gak bisa berbuat apa2 karena dia udah punya strawberry yang lebih cantik~ ooh~ -apaan ini? hahaha ngaco Oneng da Kamfreetoo~ )

finally, semoga kita bertemu kapan-kapan dilain hari saat aku benar-benar membutuhkanmu wahai buah strawberry !!
marii kita bersahabat mulai dari sekarang..okeh??^^


black forest minimalis yang ciamiik


akhirnyaaa black forest yang ke-4 sudah jadiii^^ asiik senang sekali hehehe. meskipun si pemesan minta kue ulang tahun dengan base cake BF tapi dengan harga yang terjangkau, akhirnya diputuskan untuk menghiasnya dengan sesederhana mungkin sesuai budget yang ada hehehe. lumayan indah dan memesona (ahihiihihi) padahal yang ulang tahun ini cowo', hasil kuenya gak mencerminkan cowo' banget sih (emang kue buat cowo' bagusnya kaya gimana?? ). tapi untungnya setelah kuenya ter-upload yang punya hajat bilang suka banget sama kuenya..hehehe makasiih yah sudah memesan buat evi indriani dan selamat ulang tahun buat mas pacarnya^^

11 Apr 2013

Kumpulan Puisi Chairil Anwar


YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS

kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu
di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin
aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang
tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku 


DERAI DERAI CEMARA
cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam
aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini
hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah


TAK SEPADAN
Aku kira:
Beginilah nanti jadinya
Kau kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros.
Dikutuk sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu pun juga pintu terbuka.
Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak ‘kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka.


SIA-SIA
Penghabisan kali itu kau datang
Membawa karangan kembang
Mawar merah dan melati putih:
Darah dan suci.
Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang mematikan: Untukmu.
Sudah itu kita sama termangu
Saling bertanya: Apakah ini?
Cinta? Keduanya tak mengerti.
Sehari itu kita bersama. Tak hamper menghampiri.
Ah! Hatiku tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.


KABAR DARI LAUT
Aku memang benar tolol ketika itu,
Mau pula membikin hubungan dengan kau;
Lupa kelasi tiba-tiba bisa sendiri di laut pilu,
Berujuk kembali dengan tujuan biru.
Di tubuhku ada luka sekarang,
bertambah lebar juga, mengeluar darah,
dibekas dulu kau cium napsu dan garang;
lagi akupun sangat lemah serta menyerah.
Hidup berlangsung antara buritan dan kemudi.
Pembatasan Cuma tambah menjatuhkan kenang.
Dan tawa gila pada whisky tercermin tenang.
Dan kau?
Apakah kerjamu sembahyang dan memuji,
Atau di antara mereka juga terdampar,
Burung mati pagi hari di sisi sangkar?


PUISI KEHIDUPAN
Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
Karena ibadahku masih pas-pasan
Kuraba dahiku
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah
…………………………………………………..
TJERITA BUAT DIEN TAMAELA
Beta Pattiradjawane
jang didjaga datu datu
Tjuma satu
Beta Pattiradjawane
kikisan laut
berdarah laut
beta pattiradjawane
ketika lahir dibawakan
datu dajung sampan
beta pattiradjawane pendjaga hutan pala
beta api dipantai,siapa mendekat
tiga kali menjebut beta punja nama
dalam sunyi malam ganggang menari
menurut beta punya tifa
pohon pala, badan perawan djadi
hidup sampai pagi tiba
mari menari !
mari beria !
mari berlupa !
awas ! djangan bikin bea marah
beta bikin pala mati, gadis kaku
beta kirim datu-datu !
beta ada dimalam, ada disiang
irama ganggang dan api membakar pulau …….
beta pattiradjawane
jang didjaga datu-datu
tjuma satu


RUMAHKU
Rumahku dari unggun-unggun sajak
Kaca jernih dari segala nampak
Kulari dari gedung lebar halaman
Aku tersesat tak dapat jalan
Kemah kudirikan ketika senjakala
Dipagi terbang entah kemana
Rumahku dari unggun-unggun sajak
Disini aku berbini dan beranak
Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang
Aku tidak lagi meraih petang
Biar berleleran kata manis madu
jika menagih yang satu


NISAN
Bukan kematian benar menusuk kalbu
Keridhaanmu menerima segala tiba
Tak kutahu setinggi itu di atas debu
Dan duka maha tuan tak bertahta.

Puisi Tak sepadan-Chairil Anwar


TAK SEPADAN

Aku kira:
Beginilah nanti jadinya
Kau kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros.
Dikutuk sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu pun juga pintu terbuka.
Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak ‘kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka.

DENGAN PUISI AKU


DENGAN PUISI AKU
(Taufiq ismail)





Dengan puisi aku bernyanyi
Sampai senja umurku nanti
Dengan puisi aku bercinta
Berbaur cakrawala
Dengan puisi aku mengenang
Keabadian Yang Akan Datang
Dengan puisi aku menangis
Jarum waktu bila kejam mengiris
Dengan puisi aku mengutuk
Napas jaman yang busuk
Dengan puisi aku berdoa
Perkenankanlah kiranya

menyapa malam



Boleh kusapa malam?
Saat gelap aku sering kesepian
Rindu merindu memeluk bulan yang terdiam
Kemari, kugubahkan lagu seromantis malam
Dan bernyanyilah,
Rasakan jiwaku yang bergetar

Esok



Bukankah jiwamu yang kan terbang
Bila mentari esok tak datang?
Bukankah hatimu yang kan hancur
Bila cahaya terus terbebam?
Dan..
Tak kah kau tunjukkan,
Bahwa esok,
Pagi benar-benar kan tetep berjalan
Di antara embun-embun
Yang slalu bersemayam..
Pertengahan 2009